BALI, KOMPAS.com – Transplantasi terumbu karang telah menjadi salah satu cara ampuh untuk mengembalikan keindahan bawah laut yang rusak karena eksploitasi berlebihan. Selain menjadi indah dan mendatangkan wisatawan, terumbu karang yang sehat juga mengembalikan keseimbangan ekosistem.

Untuk mencapai tujuan itulah perairan di Pemuteran, Bali, kembali “ditanami” ┬áterumbu karang atau biasa disebut Biorock. Penanaman struktur Biorock dilakukan PT Bank ANZ Indonesia bersama Majalah DiveMag Indonesia dan Yayasan Karang Lestari yang mengelola Biorock. Di Pemuteran ditanam empat struktur yang berbentuk huruf A, N, Z, dan logo perusahaan ANZ. Setiap struktur berukuran sekitar 2 X 2 meter dan tinggi sekitar 75 cm.

Setelah selesai pembuatan struktur yang terbuat dari besi, tim dari Yayasan Karang Lestari lalu membawa struktur ke area pelestarian Biorock yang berjarak sekitar 50 meter dari bibir pantai. Struktur itu lalu ditaruh berjejer di kedalaman sekitar lima meter.

Setelah itu, potongan-potongan karang keras diikat di setiap struktur. Yang unik dari metode Biorock, seluruh struktur lalu dialiri listrik dengan kekuatan 12 volt. Tujuannya agar pertumbuhan karang jauh lebih cepat dari pertumbuhan alami.

“Biasanya pertumbuhan karang keras alami satu sentimeter pertahun. Dengan Biorock bisa enam kali lebih cepat sehingga bisa sampai enam sentimeter pertahun.

Pertumbuhan karang lunak lebih cepat lagi,” kata Komang Astika Penanggungjawab Biorock Yayasan Karang Lestari.

Di sekitar struktur ANZ, terdapat sekitar 72 struktur Biorock lainnya dengan beragam bentuk yang tersebar di area seluas 2 hektare. Rata-rata di struktur tersebut sudah

ditumbuhi berbagai jenis karang keras maupun lunak beragam warna. Indah. Paling tua, struktur telah berumur 12 tahun.

Direktur Perbankan Ritel ANZ Anthony Soewandy mengatakan,corporate social responsibility (CSR) dalam bentuk Biorock itu sejalan dengan tema obligasi pemerintah (ORI 009 ), yakni Hijau Indonesia Ku. Dalam penjualan obligasi tak sampai dua pekan, kata dia, ANZ telah melampaui target awal sebesar Rp 397 miliar menjadi Rp 558 miliar.

“Kami diakui sebagai lima penjual teratas di pasar. Untuk memajukan komitmen kami terhadap lingkungan, kami bangga mengambil bagian dalam restorasi terumbu karang yang dapat merangsang pemulihan terumbu yang rusak di Bali,” kata Anthony.

Briem Samodra Head Marketing Promotion DiveMag mengatakan, selain perusahaan, pihaknya mendorong agar para pelaku usaha pariwisata, pemerintah pusat maupun daerah, serta komunitas pecinta lingkungan dapat berkontribusi pada Biorock.

“Melalui Biorock, harapan kami agar masyarakat dapat mengerti pentingnya terumbu karang sebagai makhluk hidup yang perlu dilestarikan demi kehidupan masa depan generasi selanjutnya,” kata Briem.

Penulis : Sandro Gatra
Editor : A. Wisnubrata