Magang Sambil Belajar di Biorock Indonesia

January 16th, 2021

Berawal dari konservasi penyu hijau, rusa bawean, gambut, dan sekarang terumbu karang. Sudah sejak awal 2018 saya tertarik dan berkecimpung di dunia konservasi Indonesia. Lulus dari jurusan biologi di Institut Teknologi Bandung menumbuhkan kepedulian saya pada konservasi dan perlindungan spesies terancam. Setiap spesies memiliki perannya masing-masing dalam ekosistem, apabila populasinya terancam maka dapat mengganggu kestabilan ekosistem yang berdampak langsung pada hidup kita, termasuk terumbu karang.

Nama saya Nadia Jessica Jonatan, selama 1 bulan ini saya berkesempatan magang di Biorock Indonesia sebagai marine copywriter. Bersama Kak Lia, saya dibimbing untuk menulis artikel-artikel edukatif seputar terumbu karang di website Biorock Indonesia. Berikut sedikit cerita saya selama magang: 

Dari hari pertama, saya sudah didorong untuk belajar tentang biorock dan terumbu karang secara mandiri. Setelah belajar dari beberapa referensi, Kak Lia mengajak saya sesi brainstorming bersama untuk menentukan topik-topik artikel yang akan saya tulis dalam 1 bulan mendatang. Sesi brainstorming terasa konstruktif dan menyenangkan sehingga saya merasa bersemangat untuk mencapai target-target dalam 1 bulan magang.

Selama magang, pekerjaan sehari-hari saya yaitu riset konten, keyword research, dan membuat artikel dengan prinsip Search Engine Optimization (SEO). Tidak hanya mengerjakan jobdesc, magang secara remote mendorong saya proaktif dan mandiri. Tidak jarang saya meminta dilibatkan dalam pekerjaan lain di luar menulis artikel seperti menganalisa performa website dengan Google analytics, membuat landing page, serta campaign brief dan e-mail marketing. Magang secara remote bukan halangan untuk aktif belajar dan berkembang. Malah, magang secara remote mengajarkan saya proaktif dan manajemen waktu kerja yang fleksibel.

Sebagai fresh graduate dengan minat di Digital Marketing, pengalaman magang Marine Copywriter di Biorock Indonesia mempersiapkan saya untuk bekerja bidang Digital Marketing. Saya mempelajari banyak ilmu Digital Marketing seperti Google Analytics, SEO, membuat landing page, tracking code, sampai menganalisis keberhasilan SEO. Dengan bimbingan Kak Lia, saya juga belajar tentang Brand Positioning dan Communication Strategy yang aplikatif untuk pekerjaan saya selanjutnya di bidang marketing.

Tidak hanya menulis artikel SEO, magang di Biorock Indonesia mengajarkan saya banyak hal seputar konservasi terumbu karang. Nama saya Nadia Jessica Jonatan, selama 1 bulan ini saya berkesempatan magang secara remote di Biorock Indonesia sebagai marine copywriter. Bersama Kak Lia selaku Communication & Partnership Lead, saya dibimbing untuk menulis artikel-artikel edukatif seputar terumbu karang di website Biorock Indonesia. Berikut sedikit cerita saya selama magang:

Menulis artikel membuat saya banyak belajar mandiri tentang terumbu karang. Selama magang, saya berkesempatan menonton film Chasing Coral, mengikuti LIVE IG biorock, menonton webinar terumbu karang, dan membaca berbagai jurnal ilmiah. Materi pembelajaran ini secara langsung memperkaya pengetahuan saya tentang terumbu karang dan dunia laut. Magang di Biorock menambah wawasan saya seputar terumbu karang. 

Harapan saya untuk terumbu karang Indonesia adalah pulih ke kondisi sehat dan semakin bertambah banyak melalui upaya restorasi kolektif kita semua. Saya harap semakin banyak generasi muda yang mengenal terumbu karang dan mengedukasi lingkungan sekitar untuk menumbuhkan kepedulian pada restorasi terumbu karang. Kesehatan terumbu karang membutuhkan dukungan kita semua.

 

Saya harap artikel yang saya tulis bisa mengedukasi teman-teman seputar terumbu karang dan mengajak terlibat dalam konservasi terumbu karang. Kamu bisa membaca artikel-artikel yang saya buat di tautan berikut: http://www.biorock-indonesia.com/author/nadia-jessica/ 

Terima kasih Biorock Indonesia atas kesempatan yang diberikan. Semoga sukses selalu untuk semua programnya. Karang sehat, komunitas kuat

 

You May Also Like…

Apa Itu Segitiga Terumbu Karang?

Apa Itu Segitiga Terumbu Karang?

Meski populasinya tersebar di seluruh dunia, 76% spesies terumbu karang dunia dapat dijumpai di Segitiga Terumbu...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *